Itu adalah salah satu bukti bahwa kosakata bahasa Jawa lebih kaya. Tingkatan bahasa Jawa itu adalah ngoko, krama, dan krama inggil. Yang dimaksud dengan ragam krama adalah bentuk unggah-ungguh bahasa Jawa yang berintikan leksikon krama atau yang menjadi unsur inti di dalam ragam krama adalah leksikon krama, bukan leksikon yang lain.
Baca Juga: barakallah fii umrik arab
Afiks yang muncul dalam ragam ini pun semuanya berbentuk krama (misalnya, afiks dipun-, -ipun, dan -aken). Ragam krama mempunyai tiga bentuk varian, yaitu krama lugu, krama andhap, dan krama alus (Sasangka 2004:104).
Baca Juga: syafakillah adalah
Kalau kita mengkaji kebudayaan Jawa jelas sangat kaya dan sudah sepatutnya kita melestarikan kebudayaan ini. Bagi perangkat desa ini memang menjadi tuntutan kemasyarakatan di perdesaan.
Artikel Terkait: tulisan arab assalamualaikum
Selain kemampuan melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan dan menyelenggarakan administrasi pemerintahan desa yang baik, kemampuan olah basa Jawa merupakan sebuah keniscayaan bagi perangkat desa, setidaknya di kawasan Soloraya ini.
Blog sawitri merupakan catatanku di website yang akan menyajikan informasi seputar ilmu pengetahuan secara gratis
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Alasan Kemenperin Ungkap Indonesia Defisit Baja Ringan
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan Indonesia masih kekurangan pasokan baja ringan. Padahal, baja ringan diperlukan untuk pemb...
-
Rumah minimalis tipe 36 sedang menjadi primadona tempat hunian. Terutama bagi pasangan yang baru menikah, Bunda. Ruangannya yang tidak terl...
-
Saat ini untuk menyelamatkan laut dan pesisir nggak harus terjun langsung ke lapangan, girls! Kamu bisa menyelamatkan laut dan pesisir denga...
-
Kemarau berkepanjangan yang masih terus terjadi menyebabkan 522 hektar lahan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dipastikan puso (gagal...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar